PERJUANGAN PEMBEBASAN IRIAN BARAT

PERJUANGAN PEMBEBASAN IRIAN BARAT
            Dalam pembebasan Irian Barat ditempuh pertama-tama melalui jalan diplomasi. Untuk itu diadakan pembicaraan bilateral antara Belanda dan Indonesia. Selain itu, juga melibatkan PBB. Tapi hasilnya kurang efektif dan tidak memberikan hasil yang menggembirakan bagi Indonesia. Oleh karena itu, proses pengembalian Irian Barat ditempuh melalui gerakan bersenjata dan konfrontasi.
1.   Perjuangan Diplomasi pembebasan irian barat
Ditengah kehidupan politik yang belum stabil pasca kemerdekaan, belanda tetap kukuh mempertahankan irian barat(papua). Padahal sesuai perundingan KMB, seharusnya jangka waktu setahun pasca kemerdekaan Irian Barat harus sudah menjadi wilayah Indonesia. Berbagai perundingan atau diplomasi yang diusahakan Indonesia dengan Belanda ternyata berakhir dengan jalan buntu. Belanda sengaja menjadikan masalah Irian Barat berlarut-larut.
Dalam KMB pada tanggal 2 November 1949, antara lain menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan Irian Barat, yaitu:
a.       Belanda mengakui kedaulatan RIS atas Indonesia kecuali Irian Barat.
b.      Tentang Ieian Barat akan diserahkan kepada Indonesia satu tahun setelah KMB.
Antara tahun 1950-1953 dilaksanakan perundingan bilateral antara Indonesia dan Belanda. Namun gagal, tahun 1953 perjuangan Indonesia dilancarkan melalui forum internasional yaitu melalui PBB danKonferensi Asia Afrika.
2.    Perjuangan Dengan Sikap Radikal Terhadap Belanda
a.      Pada tahun 1954 Indonesia membatalkan ikatan Uni Indonesia Belanda
b.      Pada tahun 1956 Indonesia membatalkan persetujuan KMB
c.       Pada tahun 1957 Indonesia melakukan tindakan dengan membenarkan pemogokan total kaum buruh yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda. Kapal-kapal penerbangan Belanda dilarang mendarat dan terbang diatas wilayah Indonesia dan hubungan diplomatic diputuskan.
d.      Pada tahun 1958 Indonesia mengambil alih perusahaan milik Belanda dan membentuk Front Nasional Pembebasn Irian Barat.
e.      Pada tanggal 17 Agustus 1956 diresmikan pembentukan propinsi Irian Barat di Soasio, Maluku utara dengan gubernur Zaenal Abidin Syah.
3.   Perjuangan Melalui Trikora untuk Merebut Kembali Irian Barat
a.      Tri Komando Rakyat (Trikora)
      Ketegangan antara Indonesia Belanda memuncak sejak 17 agustus 1960. Pemerintah RI secara resmi memutuskan hubungan diplomatic dengan Belanda. Situasi ini diperjelas dengan pidato Presiden Soekarno dimuka siding Majelis Umum PBB pada tanggal 30 september 1960.
      Pada tanggal 5 April 1961 Belanda membentuk Dewan Papua Bagi Rakyat Irian Barat. Tindakan ini diikuti dengan pernyataan Belanda dalam siding Majelis Umum PBB bulan September 1961 yang mengumumkan berdirinya Negara Papua Barat, Belanda memperkuat kedudukan militernya dengan mendatangkan Karel Doorman. Belanda juga membentuk lembaga-lembaga untuk mempengaruhi masyarakat Irian Barat, seperti membentuk polisi papua, bahkan melatih pamong-praja setempat yang termakan provokasi anti-Indonesia.
      Pada tanggal 19 Desember 1961 dalam pidato didepan rapat raksasa di Yogyakarta Presiden mencetuskan Trikora, yaitu:
Ø  Gagalkan pembentukan Negara boneka Papua buatan Belanda.
Ø  Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia.
Ø  Bersiaplah untuk mobilisasi umum mempertahankan Kemerdekaan dan Kesatuan Tanah Air dan Bangsa.
b.      Pembentukan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat
      Untuk mewujudkan Trikora, pada tanggal 2 anuari1962 pemerintah membentuk Komando Mandala Pembebasan Irian Barat yang dipimpin Mayjen. Soeharto. Komando yang berkedudukan di Makasar ini tujuannya adalah:
                      I.            Merencanakan, menyiapkan, dan melaksanakan operasi militer untuk mengembalikan Irian Barat kedalam kekuasaan Republik Indonesia.
                    II.            Mengembangkan situasi militer di wilayah Irian Barat sesuai dengan perkembangan perjuangan di bidang diplomasi supaya dalam waktu singkat diciptakan daerah-daerah bebas de facto atau unsure kekuasaan/Pemerintah RI di wilayah Irian Barat.
     Untuk mencapai tujuan tersebut, Komando Mandala merencanakan operasi pembebasan Irian Barat dalam tiga tahap.
1)             Tahap Infiltrasi
Dilaksanakan sampai tahun 1962. Pada tahap ini penyusupan pasukan ke daerah tertentu guna menciptakan daerah bebas de facto.
2)             Tahap Eksploitasi
Dimulai awal tahun 1963. Pada tahap ini direncanakan serangan terbuka terhadap induk militer lawan dan menduduki semua pos penting yang menjadi pertahanan musuh.
3)             Tahap Konsolidasi
Dimulai awal tahun 1964. Pada tahap ini direncanakan penegakan kekuasaan RI secara mutlak di seluruh Irian Barat.
     Sebelum Komando Mandala bekerja aktif, unsur militer yang tergabung dalam Motor Torpedo Boat (MTB) telah melakukan penyusupan ke Irian Barat. Akan tetapi, mata-mata Belanda mengetahuinya, sehingga pada tanggal 15 Januari 1962 pecah pertempuran di laut Arafuru. Kapal MTB Macan Tutul berhasil ditenggelamkan Belanda. Yos Sudarso (pimpinan kapal) gugur, sehingga ia dikenal sebagai Pahlawan Trikora.
     Pada bulan Maret-Agustus 1962, Komando Mandala melakukan serangan operasi pendaratan melalui laut dan penerjunan dari udara ke Irian Barat. Operasi ini berhasil mendaratkan pasukan TNI dan sukarelawan di berbagai tempat. Adapun serangan terbuka yang bertujuan menguasai Biak dan Jayapura akan dilakukan melaluai Operasi Jayawijaya.
4.     Persetujuan New York dan Pepera
     Seorang diplomat AS yang bernama Elisworth Bunker mengusulkan tentang rencana penyelesaian Irian Barat, yang disebut dengan “Rencana Bunker”
Isi Rencana Bunker
Ø  Belanda menyerahkan Irian Barat melalui PBB atau UNTEA.
Ø  Akan diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Irian Barat.
       Pada tanggal 15 Agustus 1962 Indonesia dan Belanda menandatangani Persetujuan New York.
       Isi Persetujuan New York
Ø  Sejak tanggal 1 Oktober 1962, pemerintah di Irian Barat dipegang oleh UNTEA, bendera Belanda diturunkan di Irian Barat, diganti oleh bendera PBB.
Ø  Aparat yang ada di Irian Barat menggunakan tenaga Indonesia, hanya dalam hal-hal yang sangat diperlukan saja menggunakan tenaga Belanda.
Ø  TNI yang sudah ada di Irian Barat tetap tinggal disana dan dibawah kekuasaan UNTEA.
Ø  Angkatan perang Belanda berangsur-angsur ditarik, sisanya dibawah kekuasaan UNTEA dan dilarang melakukan operasi militer.
Ø  Lalu lintas antar Irian Barat dengan Indonesia bebas berhubungan.
Ø  Mulai tanggal 31 Deaenber 1962 Sang Merah Putih di kibarkan di Irian Barat berdampingan dengan bendera PBB.
     Pada tanggal 1 Mei 1963 berlangsung upacara serah terima Irian Barat dari UNTEA kepada Pemerintah RI di Hollandia (Jayapura).
     Dalam peristiwa itu berkibarlah Sang Merah Putih yang menandai resminya Irian Barat menjadi Provinsi ke-26. Nama Irian Barat kemudian diubah menjadi Irian Jaya.
     Sejak tanggal 24 Maret sampai 4 Agustus 1969 diselenggarakan Pepera bagi penduduk Irian Jaya. Mereka diberi opsi bersatu dengan RI atau membentuk Negara sendiri. Dewan Musyawarah Pepera mengumumkan bahwa rakyat Irian Jaya dengan suara bulat memilih tetap bagian dari RI. Hasil Pepera ini dibawa Duta Besar Ortiz Sanz untuk dilaporkan ke Sidang Umum PBB ke-24 bulan November 1969. Sejak saat itu secara de jure Irian Jaya sah menjadi bagian dari wilayah RI.
Sumber: Pelajaran Sejarah Kelas XI

Posted on March 29, 2013, in Indonesia & Sejarah, Pendidikan. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. I just want to tell you that I’m beginner to blogs and actually enjoyed your web site. Most likely I’m likely to bookmark your website . You certainly have good posts. Regards for revealing your website page.

  2. I just want to mention I am just newbie to blogging and certainly savored your website. Most likely I’m likely to bookmark your website . You surely come with remarkable well written articles. Appreciate it for sharing with us your web site.

Silakan tinggalkan komentar .. Kami berhak menghapus kata - kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, antar golongan, porno serta spammer, Terima kasih Kerabat Copaz Blog!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: